Cari di sini:


Tentang Kami:

Situs Biologi Terlengkap! ini kami buat untuk para pembelajar Biologi. Disediakan materi dan soal-soal mulai dari Sains SD, Sains SMP, Biologi SMA hingga mata kuliah yang berhubungan dengan Biologi di Perguruan Tinggi (Universitas). Silahkan dimanfaatkan bagi siapa saja: siswa, mahasiswa, guru, dosen, orang tua atau siapapun yang seneng Biologi. Semoga Bermanfaat. Salam Biologi dari jauh :) dan :D

Info Menarik:

Dapatkan Update Materi dan Soal Biologi Terbaru Langsung Di Email Kamu!:

Delivered by FeedBurner

Paling Populer:

Links:

Belajar Bareng!

Belajar Sambil Denger Lagu. Klik!

Pengunjung:

Page Rank

Thanks to:

Sitoskeleton

Tidak hanya manusia,  sel juga memiliki organel yang berfungsi sebagai rangka, sehingga dikatakan sebagai rangka sel. Apa itu? Yaitu Sitoskeleton. Sitoskeleton atau rangka sel tersusun atas tiga jenis serabut yang berbeda, yaitu: mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen antara.

1. Mikrofilamen atau filamen aktin
Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis, terdiri dari protein yang disebut aktin. Mikrofilamen berdiameter antara 5-6 nm. Karena kecilnya sehingga pengamatannya harus menggunakan mikroskop elektron.

Mikrofilamen seperti mikrotubulus (pengertian mikrotubulus dibawah), tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel k. dan peroksisom (Badan Mikro). Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

2. Mikrotubulus
Mikrotubulus berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan. Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol, flagela dan silia.

Sentriol berbentuk silindris dan disusun oleh mikrotubulus yang sangat teratur. Pada saat membelah, sentriol akan membentuk benang-benang gelendong inti. Silia dan flagella merupakan tonjolan yang dapat bergerak bebas dan dijulurkan.

Pengertian lain, mikrotubulus adalah rantai protein yang berbentuk spiral. Spiral ini membentuk tabung berlubang. Mikrotubulus tersusun atas bola-bola molekul yang disebut tubulin. Diameter mikrotubulus kira-kira 25 nm. Mikrotubulus merupakan serabut penyusun sitoskeleton terbesar.

Mikrotubulus mempunyai fungsi mengarahkan gerakan komponen-komponen sel, mempertahankan bentuk sel, serta membantu pembelahan sel secara mitosis.

3. Filamen antara (Serabut antara)
Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian yang saling melilit. Filamen ini berdiameter 8-10 nm. Disebut serabut antara karena berukuran diantara ukuran mikrotubulus dan mikrofilamen. Serabut ini tersusun atas protein yang disebut fimetin. Akan tetapi, tidak semua sel tersusun atas fimetin, contohnya sel kulit tersusun oleh protein keratin.

Fungsi Sitoskeleton adalah sebagai berikut:
(1). Memberikan kekuatan mekanik pada sel
(2). Menjadi kerangka sel
(3). Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian yang alin.

 

 

Gbr. Struktur Mikrotubulus (Salah satu sitoskeleton) 

 

 

Gbr. Bagian-bagian dari Mikrotubulus 

4 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://biologi.blogsome.com/2007/06/18/sitoskeleton-2/trackback/

  1. bagaimana asal pembentukan mikrotubula pada sel hewan dan tumbuhan?

    Comment by anis — November 15, 2008 @ 6:59 pm

  2. mengapa ada 9 mikrotubulus?

    Comment by unas — February 11, 2009 @ 7:12 pm

  3. mengapa ada 9 mikrotubul

    Comment by unas — February 11, 2009 @ 7:16 pm

  4. mengapa ada 9 mikrotubul?

    Comment by unas — February 11, 2009 @ 7:17 pm




RSS feed for comments on this post.

LEAVE A COMMENT



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.