Nukleus
Nukleus ini umumnya paling mencolok pada sel eukariotik. Rata-rata diameternya 5 µm. Nukleus memiliki membran yang menyelubunginya yang disebut membran atau selubung inti. Membran ini memisahkan isi nukleus dengan sitoplasma.
Membran atau selubung inti merupakan membran ganda. Kedua selubung ini masing-masing merupakan bilayer lipid dengan protein yang terkait. Membran ini dilubangi oleh beberapa pori yang berdiameter sekitar 100 nm. Pada bibir setiap pori membran dalam dan membran luar selubung nukleus menyatu. Pori-pori ini memungkinkan hubungan antara nukleoplasma (cairan inti) dengan sitoplasma (cairan sel).
Selain pori, sisi dalam selubung ini dilapisi lamina nukleus dengan susunan mirip jaring yang terdiri dari filamen protein yang mempertahankan bentuk nukleus.
Di dalam nukleus terdapat:
(1). Nukleolus (anak inti), berfungsi mensintesis berbagai macam molekul RNA (asam ribonukleat) yang digunakan dalam perakitan ribosom. Molekul RNA yang disintesis dilewatkan melalui pori nukleus ke sitoplasma, kemudian semuanya bergabung membentuk ribosom. Nukleolus berentuk seperti bola, dan memalui mikroskop elektron nukleolus ini tampak sebagai suatu massa yang terdiri dari butiran dan serabut berwarna pekat yang menempel pada bagian kromatin.
(2). Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun dari protein.
(3). Butiran kromatin, yang terdapat di dalam nukleoplasma. Tampak jelas pada saat sel tidak membelah. Pada saat sel membelah butiran kromatin menebal menjadi struktur seperti benang yang disebut kromosom. Kromosom mengandung DNA (asam dioksiribonukleat) yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein.
Gbr. Nukleus (Inti Sel)
Secara umum, Nukleus bertugas mengontrol kegiatan yang terjadi di sitoplasma. DNA yang terdapat di dalam kromosom merupakan cetak biru bagi pembentukan berbagai protein (terutama enzim). Enzim diperlukan dalam menjalankan berbagai fungsi di sitoplasma. Di dalam nukleus juga ditemui nukleolus.
Nukleus berperan mengatur proses pembelahan sel.
di sini!






kenapa nukleus disebut pusat pengendali kegiatan sel?
Comment by LINA — June 21, 2008 @ 3:58 pm
keren banget…sy pake untuk materi kuliah juga
Comment by siti — June 29, 2008 @ 2:39 pm
aku juga loh pake buad bahan kuliah aku…
sunpah keren abiz…..
coba deh rasain enak banget..
Comment by niko — September 11, 2008 @ 2:37 pm
Situs ini sangat bagus,dapat menjadikan siswa menjadi lebih tahu!!
Comment by Yurike — December 19, 2008 @ 3:30 pm
I can enjoy studying when i am in this web. makasih boanyak soal materi ini
Comment by edi wahyudi — December 25, 2008 @ 7:06 pm
wow….
keyen abiezzzzzzz……..
yang tadinya gw gak minat baca jd minat baca nich….
Comment by rika — January 2, 2009 @ 1:09 pm
kyen……………
Comment by nadha — April 15, 2009 @ 3:14 pm
subhanallah,,organel sekecil ntu bsa mngatur kegiatan nya tanpa mengganggu kerja bagi organel2 laen….cba manusia jg gt…
Comment by dedi palembang — May 22, 2009 @ 8:02 pm
seharusnya tiap bab dijadikan menjadi satu misalnya bab tentangt sel yg di dlmnya tentunya ada sitoplasma seharusnya dijadikan satu agar enak membacanya…
Comment by faris — July 21, 2009 @ 7:28 pm
kereeenn………thnx bgd nie. gw jdiN bhn rfrnsi luCh…….!!!!
Comment by dani — July 30, 2009 @ 2:29 pm
kalo mau tau banyak tentang biologi,,,disini tempatnya!!!!!
keren abizzzzzzzz………
Comment by nugraha — August 4, 2009 @ 10:30 am
ciPzzzz materina,mkciii ea,,
Comment by iSa_iMut — August 23, 2009 @ 4:53 pm
Artikel yang sangat menarik, salam kenal. Jangan lupa mampir ya bos..
Comment by mutation — July 11, 2011 @ 9:27 am
The Relentless Pursuit of Perfection.
Comment by coach bag outlet — September 7, 2011 @ 6:31 pm