KLS X  |   KLS XI  |   KLS XII

Informasi:

Share |
Belajar + Denger Lagu. Klik!

Tentang Blog Ini:

Blog Biologi Terlengkap! disusun oleh Mustahib, S.Pd.Si. untuk para pembelajar Biologi. Blog ini terfokus pada pembelajaran Biologi SMA, meski demikian disediakan juga materi dan soal-soal Sains SD, Sains SMP, Biologi Perguruan Tinggi (Universitas). Silahkan dimanfaatkan bagi siapa saja: siswa, mahasiswa, guru, dosen, orang tua atau siapapun yang mencintai Biologi. Semoga Bermanfaat. Salam Biologi, jabat erat dari Pak Tohib :)

Mau tahu Pak Tohib lebih jauh? Klik Profil!

Kirim Pesan YM

Info Menarik:

Dapatkan Update Materi dan Soal Biologi Terbaru Langsung Di Email Kamu!:

Delivered by FeedBurner

Paling Populer:

Web Links:

Learn on FaceBook:

Ensiklopedia Biologi:

Jadikan Link Kamu:

Administrator:

DMCA.com

Pengunjung:


Page Rank


Supported by:


<div style="background-color: none transparent;"><a href="http://news.rsspump.com/" title=""></a></div>

Persilangan Monohibrid

Persilangan monohibrid atau monohibridisasi ialah suatu persilangan dengan satu sifat beda. Untuk mengetahui bahwa suatu gen bersifat dominan, maka harus dilakukan monohibridisasi antara 2 individu bergalur murni yang memiliki sifat kontras (alelnya). Jika fenotip f1 sama dengan salah satu sifat gen yang diuji tadi, berarti jelaslah bahwa sifat itulah yang dominan. Monohibridisasi pada percobaan mendel dilakukan dengan menyilangkan kapri berbatang tinggi dengan kapri berbatang pendek.

Jika dominansi tampak sepenuhnya maka persilangan monohibrid (Tt X Tt) dengan T=tinggi dan t=rendah, menghasilkan keturunan yang memperlihatkan perbandingan rasio fenotip = 3 tinggi : 1 rendah, tetapi perbandingan genotip nya = 1(TT) : 2(Tt) : 1(tt).

Jika sifat gen dominan tidak penuh (intermediet), fenotip individu f1 tidak seperti salah satu fenotip induk galur murni, melainkan memiliki sifat fenotip diantara kedua induknya. Demikian pula perbandingan fenotip f2-nya tidak 3:1, melainkan 1:2:1, sama dengan perbandingan genotip f2-nya.

Contoh-contoh persilangan monohibrid:

Perhatikan diagram persilangan monohibrid antara kapri batang tinggi dengan kapri batang pendek berikut: TT (tinggi) dan tt (pendek)

Parental (P1): TT >< tt

Gamet : T t

F1 : Tt (tinggi)

P2 : F1 >< F1

Tt >< Tt

Gamet : T t

T t

Jika disilangkan F1 >< F1, dapat kita ketahui bahwa sifat batang tinggi (T) dominant terhadap batang pendek (t).

Jadi, pada persilangan monohybrid, perbandingan monohybrid = 3:1, dan perbandingan genotip = 1:2:1

Contoh kasus intermediet :

Persilangan monohibrid antara tanaman bunga Mirabilis jalapa merah galur murni (MM) dengan Mirabilis jalapa putih galur murni (mm) sebagai berikut:

P1: MM >< mm

Gamet: M m

F1: Mm

P2: Mm >< Mm

Gamet: M,m M,m

F2: jika disilangkan rasio fenotip nya

Merah : merah jambu : putih

1 : 2 : 1

Rasio genotip nya:

MM : Mm : mm

1 : 2 : 1

    Selanjutnya »»  Paket Biologi Terlengkap. Klik!
Share

Pengelompokan Buah (fructus)

Berdasarkan susunan dan asal bagian-bagian yang membentuk buah, maka buah (fructus) dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Buah Sungguh (buah sejati)

Buah sungguh (buah sejati), jika melulu terbentuk dari bakal buah saja dan karena buah ini biasanya tidak diselubungi oleh bagian-bagian lainnya, maka dinamakan juga buah telanjang (fructus nudus).

Buah sejati ini juga dapat dibedakan lagi menjadi 3 penggolongan, yaitu sebagai berikut :

A. Buah Sejati Tunggal

Buah sejati tunggal adalah buah sejati yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah yang berisi satu biji atau lebih dan dibedakan dalam :

1). Buah sejati tunggal kering (siccus), yaitu yang bagian luarnya keras dan mengayu atau seperti kulit yang mengering. Buah sejati tunggal kering ini dapat di bedakan lagi, antara lain :

a). Yang tidak pecah (indehiscens)

Tiap-tiap buah hanya mengandung 1 biji. Sehingga untuk pemencaran buah tak perlu pecah untuk melepaskan bijinya, seperti buah padi.

b). Yang pecah (dehiscens)

Umumnya buah ini mengandung lebih dari satu biji, sehingga pecahnya buah itu seakan-akan memang dengan suatu tujuan tertentu, yaitu agar biji terlempar jauh tidak terkumpul si suatu tempat. Bergantun pada cara pecahnya, buah ini dibedakan dalam :

1). Buah berbelah (schizocarpium)

Buah ini mempunyai dua ruang atau lebih, masing-masing dengan sebuah biji di dalamnya. Jika pecah tiap ruang terpisah, tetapi biji tetap dalam ruang, sehingga tiap-tiap ruang dengan bijinya bersifat seperti buah kurung. Menurut jumlah ruang-ruang, buah ini dibedakan menjadi :

- buah belah dua (diachenium). Buah pada waktu masak membelah menjadi dua bagian, masing-masing menyerupai buah kurung dengan satu biji di dalamnya, contohnya Centella asiatica (daun kaki kuda).

- buah belah tiga (triachenium). Buah membelah menjadi 3 bagian, contohnya Tropoelum majus.

- buah belah empat (tetrachenium). Buah membelah menjadi empat bagian, contohnya Ocium basilicum

- buah belah lima (pentachenium). Seperti di atas, buah berbelah menjadi lima bagian.

- buah belah banyak (polyachenium), seperti terdapat beberapa macam Malvaceae.

2). Buah Kendaga (rhegma)

Buah ini sifatnya sama dengan buah belah. Tetapi bagian-bagiannya yang terpisah lalu pecah. Sehingga biji yang ada di dalamnya terlepas dari ruangan. Tiap-tiap bagian terbentuk oleh satu daun buah. Jadi buah tersusun dari sejumlah daun buah yang banyaknya sama dengan jumlah ruangan. Menurut jumlah ruang (kendaga) dapat dibedakan :

- buah kendaga dua (dicoccus). Buah membelah menjadi 2 kendaga. Masing-masing lalu pecah dan mengeluarkan 1 biji.

- buah kendaga tiga (tricoccus). Buah membelah menjadi 3 bagian. Contohmya Ricinua, Hevea.

- buah kendaga banyak (polycoccus), buah menjadi banyak bagian.

3). Buah Kotak.

Terdiri atas satu atau beberapa daun buah. Bijinya banyak. Jika sudah masak lalu pecah, akan tetapi kulit buah yang pecah sampai lama tak mau lepas dari tangkai buahnya. Buah kotak ini dibedakan menjadi :

- buah bumbung (folliculus). Buah ini terjadi dari sehelai daun buah. Mempunyai satu ruangan dengan banyak biji, jarang sekali hanya satu. Jika sudah masak, pecah menurut salah satu kampuhnya, biasanya kampuh perut : Calotropis, Lochnera.

- buah polongan (legumen). Berasal dari sehelai daun buah dengan satu ruangan. Juka masak pecah menurut kampuhnya. Hingga buah terbelah dari ujung kepangkalnya. Sering kali terdapat sekat-sekat semu dan jika buah masak terputus-putus menurut sekat semu tadi. Terdapat pada Leguminosae.

- buah lobak (siliqua). Berasal dari dua daun buahdengan satu ruangan dan dua tembuni yang bertemu di tengah ruangan hingga merupakan suatu sekat semu. Waktu masak pecah, kedua daun buahnya terpisah mulai dari pangkalnya, tetapi di ujung tetap berlekatan. Biji mula-mula tetap melekat pada tembuni, akhirnya lepas.

- buah kotak sejati (capsula). Berasal dari dua daun buah atau lebih yang mempunyai sejumlah ruangan sesuai dengan jumlah daun buahnya. Jika sudah masak membuka dengan macam-macam jalan : dengan katup (valva), dalam hal ini pecahnya dapat sepanjang sekat (septisid) dapat juga membelah ruangan (loculisid).

2). Buah sejati tunggal berdaging (carnosus), jika dinding buahnya menjadi tebal berdaging. Umumnya tidak pecah, meskipun telah masak. Sebagian perkecualian. Myristica fragrans (pala). Yang buahnya bila sudah masak lalu pecah.

B. Buah Sejati Ganda

Berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas, tetapi akhirnya merupakan kumpulan buah maupun kelihatan seperti satu.

- buah kurung ganda. Dasar bunga berbentuk periuk dengan di dalamnya banyak buah : Rosa

- buah batu ganda : Rubus

- buah bumbung ganda : Michelia

- buah buni ganda : Annonaceae.

C. Buah Sejati Majemuk

Berasal dari suatu bunga majemuk, jadi berasal dari banyak bunga dengan banyak bakal buah, tetapi seluruhnya seakan-akan merupakan satu buah.

- buah buni majemuk : Ananas

- buah batu majemuk : Pandanus

- buah kurung majemuk : Helianthus.

Per definisi maka buah ganda dan majemuk sukar disebut buah sejati, karena pada buah tersebut bagian-bagian lain yang berasal dari bunga, entah bagian-bagian itu merupakan bagian utama buah atau tidak. Dalam hal ini memang sukar diberi batas yang nyata.

2. Buah Semu (Fructus spurius)

Jika selain bakal buah ikut pula bagian-bagian lain dari bunga mengambil bagian dalam pembentukan buah. Bahkan akhirnya dapat merupakan bagian yang utama dari buah tadi. Biasanya buah ini diselubungi oleh sesuatu organ, oleh sebab itu sering juga disebut buah tertutup (Fructus clausus).

Seringkali bagian-bagian bunga selain bakal buah ikut membantuk buah dan merupakan bagian utama buah itu, hingga menghasilkan buah semu. Buah semu dapat dibedakan dalam 3 macam, yaitu :

1. buah semu tunggal, yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Sebagai contoh :

a. tangkai bunga merupakan bagian utama buah, membesar berdaging dan dapat dimakan. Misalnya jambu monyet (Anacardium occidentale).

b. kelopak merupakan bagian penting buah. Misalkan pada buah ciplukan (Physalis minima).

2. buah semu ganda, buah semu yang berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas dan tumbuh menjadi buah, tetapi disertai pula oleh bagian-bagian bunga lainnya seperti misalnya buah arbei (Fragaria vesca).

3. buah semu majemuk, buah semu yang berasal dari bunga majemuk yang seluruhnya hanya tampak sebagai satu buah. Tangkai bunga menebal, tenda bunga berlekatan dan menjadi kulit buah. Misalnya buah nangka (Artocarpus integra). Ada pula yang dasar bunga menebal dan berdaging dan merupakan dinding buah semu tadi.

2.2 Berbagai Contoh Buah dan Pengelompokannya

Begitu banyak jenis-jenis buah yang ada di alam ini, dapat mencapai puluhan bahkan ribuan. Untuk mengidentifikasi buah tersebut, maka digunakan penggolongan atau pengelompokan buah tersebut yang sesuai dengan kesamaan ciri dari masing-masing jenis buah tersebut.

Berikut adalah contoh-contoh buah dan pengolongannya :

1. Buah Sejati Tunggal Berdaging (Carnosus) adalah :

a. Buah Buni (Bacca). Dinding luar tipis, lapisan dalam tebal, lunak dan berair. Biji lepas dalam lapisan tersebut, seperti pada buah pepaya (Carica papaya L).

b. Buah Mentimun (Pepo). Susunannya dengan buah ini. Kulit luar lebih tebal dan kuat. Di tengah buah sering terdapat ruang kosong.

c. Buah Jeruk (Hesperidium). Seperti buah buni dengan 3 lapis kulit basah. Lapisan luar yang kuat dan mengandung banyak kelenjar minyak atsiri. Lapisan kedua berupa jaringan bunga karang dan kemudian lapisan yang terdiri atas gelembung-gelembung berisi cairan.

d. Buah Mangga (Mangifera indica L). Buah ini kulit tengahnya tebal berdaging dan dapat dimakan.

e. Buah Delima. Dinding luar keras. Hampir mengayu yang dalam seperti bunga karang tetapi liat, dengan banyak ruang. Masing-masing ruang dengan banyak biji.

f. Buah Apel. Dengan 3 lapis buah pala. Yang luar tipis menjangat, yang tengah berdaging, yang dalam tipi, ulet dan kuat.

g. Buah kelapa ( Cocus nucifera L), yang mempunyai kulit tengah yang berserabut dan menyebabkan buah menjadi ringan.

2. Buah Sejati Tunggal Kering (siccus), adalah sebagai berikut :

a. Buah Padi (Caryopsis). Buah berbiji 1, tidak pecah. Dinding buah tipis, berlekatan menjadi satu dengan kulit biji. Sedang kulit biji ini kadang-kadang berlekatan pula dengan bijinya. Buah seluruhnya terbungkus oleh sekam.

b. Buah Kurung (achenium). Buah berbiji 1 tidak pecah, dinding buah tipis, berdempetan dengan kulit biji, tetapi kedua kulitnya tidak berlekatan.

c. Buah Serangan (Castanea argentea). Buah terbentuk dari 2 helai daun buah atau lebih. Bakal bijinya lebih dari satu, tetapi biasanya yang menjadi biji sempurna hanya satu. Dinding buah keras, kadang-kadang mengayu, tidak berlekatan dengan kulit biji.

d. Buah keras bersayap (Samara). Pada kulit buah terdapat suatu alat tambahan berupa sayap yang menyebabkan buah dapat beterbangan jika tertiup angin.

e. Buah selasih (Ocimum basilicum L). Buah ini kalau masak pecah menjadi empat bagian buah.

f. Buah biduri (Calotropis gigantea Dryand). Buah ini mempunyai satu ruang dengan banyak biji didalamnya. Jika sudah masak buah pecah menurut salha satu kampuhnya.

g. Kacang tanah (Arachis hypogae L). Buah ini masak didalam tanah dan jika masak tidak pecah.

h. Buah asam (Tamarindus indica L). Buah ini mempunyai kulit yang berdaging dan jika masak juga tidak pecah.

i. Buah durian (Durio zibethinus Merr). Pada buah ini, daun buah mulai lepas dari ujung buah, tetapi di pangkal tetap berlekatan, membelah sekat-sekat, jadi katup-katupnya sesuai dengan lipatan daun buahnya.

j. Buah krokot (Portulaca oleracea L). Pada ujung buah terdapat bagian yang merupakan tutup yang membuka jika buah sudah masak.

3. Buah Sejati Ganda, adalah sebagai berikut :

a. Mawar (Rosa hibrida Hort). Dalam badan yang berasal dari dasar bunganya yang berbentuk periuk terdapat banyak buah-buah kurung.

b. Buah rubus (Rubus fraxinifolius Poir). Bunganya mempunyai banyak bakal buah yang kemudian masing-masing tumbuh menjadi buah batu.

c. Buah cempaka (Mechelia champaka L). Berasal dari bunga dengan dengan beberapa bakal buah yang masing-masing tumbuh menjadi buah bumbung.

d. Buah srikaya (Anona squamosa L). Bakal buah berubah menjadi buah buni dan buah ini berasal dari bunga dengan beberapa bakal buah.

4. Buah Sejati Majemuk, adalah sebagai berikut :

a. Buah nanas (Ananas comosus Merr). Pembentukan buah ikut pula mengambil bagian daun-daun pelindung dan daun-daun tenda bunga.

b. Buah pandan (Pandanus tectorius Sol). Masing-masing mempunyai kulit buah dengan tiga lapisan, seperti pada buah kelapa.

c. Buah bunga matahari (Helianthus annus L). Merupakan bunga majemuk yang terdiri atas bunga-bunga mandul di tepi dan bunga-bunga subur di tengah. Setelah bunga subur mengalami penyerbukan, maka akan berubah menjadi suatu buah kurung majemuk.

5. Buah Semu Tunggal, adalah sebagai berikut :

a. Buah jambu monyet (Anacardium ocidental L). Buah semu yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Pada buah ini selain bakal buah ada bagian lain bunga yang ikut membentuk buah, yaitu tangkai bunganya.

b. Buah ciplukan (Physalis minima L). Pada buah ini yang ikut dalam pembentukan buah adalah kelopak bunganya.

6. Buah Semu Ganda, adalah sebagai berikut :

a. Buah arbe (Fragraria vesca L). Pada satu bunga ini terdapat lebih dari saru bakal buah yang bebas stu sama lain dan ada bagian lain pada bunga yang ikut tumbuh menyusun buah dan merupakan bagian buah yang mencolok.

7. Buah Semu Majemuk, adalah sebagai berikut :

a. Buah nangka (Artocarpus integra Merr). Buah ini terjadi dari bunga yang majemuk, tetapi dari luarnya tampak seperti satu buah saja.

b. Buah keluwih (Artocarpus communis Forst) yang terjadi dari ibu tangkai bunga yang tebal dan berdaging beserta daun-daun tenda bunga yang pada ujung-ujungnya berlekatan satu sama lainnya.

c. Buah beringin (Ficus bejamina L). Buah semu majemuk yang terjadi dari dasar bunga bersama yang terbentuk seperti periuk atau bulat dengan buah-buah yang sesungguhnya di sebelah dalamnya.

    Selanjutnya »»  Paket Biologi Terlengkap. Klik!
Share

QUIZ Biologi Umum

Sobat Biologi Terlengkap, ini ada latihan soal berbahasa inggris di FunTrivia.Com Mau nyoba biar tahu berapa skor kamu?
Beberapa contoh soal-soal online sebagai berikut:

1. What can children with the rare genetic disease phenylketonuria not eat?

Bread and wheat products
Foods high in salt
Citrus fruits and strawberries
Foods high in protein

2. Suppose I had a cat that had the genotype bb for its fur color and the phenotype of bb has pink fur. If the cat had the allele B, then it would have purple fur but because it doesn’t; it has pink fur. What would the genotype for bb be called?

Heterozygous Dominant
Homozygous Dominant
Heterozygous Recessive
Homozygous Recessive

3. Which of these conditions does NOT cause anemia?

Leukemia
Asthma
Iron deficiency
Malaria

4. What element is present in all proteins, distinguishing them from non-proteins?

Nitrogen
Carbon
Helium
Oxygen

5. What is the hormone in plants called which causes them to bend towards the light?

Photosynthesis
Chlorophyll
Starch
Auxin

6. What is the scientific term for competition between members of the same species?

Predation
Interspecific competition
Intraspecific competition
Competitve fighting

7. What happens to someone who has cystic fibrosis?

They are born paralyzed and will never be able to walk.
All of these things.
They develop hard cysts about the size of a golf ball all over their body.
Their body produces thick mucus which blocks the lungs and digestive system.

8. What is a poison that stops the final stage of cellular respiration, the electron transport chain?

Chlorine Gas
Arsenic
Cyanide
Radioactive atoms

9. What is the function of ALL enzymes?

Make food easier to digest
Used to grow new cells in animals
Used to grow new cells in plants
Speed up bio-chemical reactions

10. What is amensalism?

An area of a forest or a plant which is home to many different species.
Plants competing with each other for space and light in an area.
A kind of courtship behaviour carried out by some some species of animals.
A relationship between two species where one species gains no benefit while the other species is harmed.

Silahkan klik link berikut ini FunTrivia.Com

    Selanjutnya »»  Paket Biologi Terlengkap. Klik!
Share